Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?

Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ? - Hallo sahabat http://syuhadashahrizam23.blogspot.com, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Hot Info, Artikel My Ngamen, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?
link : Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?

Baca juga


Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?

Masih ingat 41 tahun yang kemudian ketika Group Qosidah fenomenal dari kota Semarang ini menggebrak blantika musik padang pasir yang ketika itu lagi trend. Bergelar Qosidah modern alasannya ialah menggabungkan musik gambus dengan dominasi gambus  (alat musik petik ibarat gitar berasal dari timur tengah) dengan musik dangdut dengan dominasi ketipung dan kendang dari Negeri India. Kedua musik baik gambus maupun dangdut (yang sebagian masyarakat menyebut musik melayu ketika itu) sudah familiar dan disukai oleh sebagian besar masyarakat indonesia. Oleh alasannya ialah itu dengan lahirnya Nasidaria, eksklusif menjadi terkenal ditengah masyarakat dan akan membawa warna musik padang pasir di Indonesia dan terbukti hingga ketika ini ajaran musik qosidah terutama, sebagian besar menganut ciri khas lagu lagu dan musik milik Group Nasida Ria.

Sebelum kita membahas wacana tren musik Qosidah ketika ini, sebaiknya apa sih yang dimaksud musik qosidah modern untuk ketika ini ?, aku pikir yang dimaksud modern untuk ketika ini ialah jenis musik qosidah yang paling tren dan dan dapat mempengaruhi warna musik Islami pada umumnya untuk meniru jenis musik yang paling tren ketika ini. Dan ternyata tidak ada yang ibarat Nasida ria yang dapat membius pendengarinya diseluruh penjuru nusantara bahkan hingga ke Malaysia. Jika kita berpedoman pada ketenaran ajaran musik Nasida Ria, ketika ini kita tidak dapat menyebutkan bahwa ajaran musik religi, sholawatan atau musik islami lainnya tidak dapat kita sebut modern, alasannya ialah ketika ini tidak ada dominasi penikmat musik. Masing masing pribadi muslim punya ciri khas tersendiri warna musik kegemarannya.

Seperti pada citra secara umum bahwa penikmat musik qosidah, sholawatan maupun gambus modern atau qosidah melayu ialah kalangan renta atau kalangan pesantren, sedangkan penikmat musik religi dengan menggabungkan musik pop dengan lirik lagu islami atau musik qosidah malaysia dengan ciri grup penyanyinya ialah laki laki ialah kalangan anak muda.

Kesimpulannya, apakah dalam konteks diatas masihkah Nasida Ria menjadi tren musik Qosidah modern berdasarkan aku tidak lagi, tetapi penggemar musik mirip Nasida Ria memiliki penggemar militan yang tetap tidak lekang oleh waktu terbukti hingga ketika ini telah merilis lebih dari 30 album. 

Kedepan aku pikir Nasida Ria tetap menjadi musik qosidah yang menjadi pilihan dan dapat jadi terkenal kembali mirip dulu dengan tetap menjaga ciri khasnya asalkan semua baik penikmat musik, media massa dapat mempopulerkan kembali musik ini dan group qosidah modern dapat memperlihatkan hiburan dengan performance masa sekarang tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Demikian agar bermanfaat






Demikianlah Artikel Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ?

Sekianlah artikel Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Nasida Ria, Apakah Masih Menjadi Animo Musik Qosidah Modern ? dengan alamat link https://syuhadashahrizam23.blogspot.com/2009/01/nasida-ria-apakah-masih-menjadi-animo.html

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel